Suntik Insulin

Cara Penggunaan Insulin Suntik yang Tepat

Diabetes merupakan penyakit kronis yang umum terjadi di Indonesia. Faktanya, menurut Laporan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, sekitar 11,7% penduduk Indonesia menderita diabetes di tahun 2023.

Salah satu cara untuk mengontrol gula darah pada penderita diabetes adalah dengan suntik insulin. Bagi sebagian orang, suntik insulin dapat terasa menakutkan. Tak jarang muncul hoax tentang suntik insulin atau kebingungan tentang cara penggunaan insulin suntik yang aman, tepat, dan minim risiko infeksi.

Apa yang Terjadi Jika Tidak Ada Cukup Insulin?

Fungsi suntik insulin mirip dengan hormon insulin yang diproduksi oleh sel beta pankreas tubuh kita. Hormon insulin mengatur kadar gula darah di dalam tubuh dengan mengubahnya menjadi energi.

Pada penderita diabetes tipe 1, pankreas mengalami kerusakan yang membuatnya sama sekali tidak mampu memproduksi insulin. Hal ini mengakibatkan glukosa tidak dapat masuk ke dalam sel dan tertahan di aliran darah. Tanpa insulin, kadar gula darah (glukosa) dapat melonjak drastis, memicu kondisi yang disebut hiperglikemia (gula darah tinggi).

Hiperglikemia yang tidak terkontrol dapat memicu komplikasi akut yang membahayakan nyawa seorang diabetesi. Oleh karena itu, suntik insulin dengan dosis dan jadwal yang tepat sesuai arahan dokter menjadi langkah penting bagi penderita diabetes tipe 1 untuk menjaga kesehatan dan mencegah komplikasi berat.

Pada penderita diabetes tipe 2, meskipun tubuh masih dapat memproduksi insulin, sel-sel tubuh menjadi resisten terhadap insulin. Hal ini berarti sel-sel tubuh tidak dapat memanfaatkan insulin secara optimal, sehingga gula darah tetap tinggi.

Hiperglikemia kronis ini membebani pankreas untuk terus memproduksi insulin, berpotensi merusak sel-sel beta di dalamnya. Kerusakan pankreas ini lambat laun dapat mengakibatkan ketidakmampuan tubuh untuk memproduksi insulin, sehingga suntikan insulin menjadi diperlukan.

Pentingnya Teknik Suntik Insulin yang Tepat

Teknik suntik insulin yang salah dapat menimbulkan berbagai konsekuensi. Insulin yang tidak diserap tubuh secara optimal bisa menyebabkan gula darah tidak terkontrol. Selain itu, teknik suntik yang kurang tepat dapat meningkatkan risiko infeksi dan rasa nyeri pada lokasi suntik.

Rasa sakit dan ketidaknyamanan akibat kesalahan teknik suntik dapat membuat diabetesi enggan untuk melakukan suntik insulin secara teratur. Hal ini dapat memperburuk kontrol gula darah dan meningkatkan risiko komplikasi diabetes.

Cara Penggunaan Insulin Suntik

Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Anda untuk mendapatkan penjelasan mengenai kebutuhan insulin, jenis insulin dan dosis insulin yang sesuai untuk kondisi Anda.

Dokter Anda akan menjelaskan cara pemakaian suntik insulin dan lokasi suntikan yang cocok untuk Anda. Area yang umum digunakan untuk suntik insulin adalah perut, paha, lengan atas, dan bokong.

Berikut ini adalah langkah demi langkah cara suntik insulin menggunakan alat suntikan:

Cara Pemakaian Insulin dengan Alat Suntik

1. Persiapan Diri dan Alat Insulin Suntik:

Pastikan Anda memiliki jarum suntik insulin yang steril. Lihat insulin di dalam botol dan pastikan warnanya bening dan tidak menggumpal. Bila insulin sudah kadaluwarsa atau ada perubahan warna, jangan digunakan.

Kemudian, pilihlah lokasi suntikan dan siapkan alkohol swab untuk membersihkan lokasi suntik tersebut sebelum dan sesudah menyuntikkan insulin.

2. Mencuci Tangan:

Cuci kedua tangan Anda dengan sabun dan air mengalir selama minimal 20 detik. Ini akan membunuh kuman pada kulit telapak tangan untuk mencegah terjadinya infeksi.

Sebelum memulai proses suntik insulin, pastikan tangan Anda bersih dan kering.

3. Mengisi Jarum Suntik:

  • Tarik pompa pendorong jarum suntik untuk menarik udara sesuai dengan jumlah dosis insulin Anda.
  • Bersihkan tutup botol/vial insulin dengan alkohol swab sebelum memasukkan jarum suntik.
  • Balik botol insulin dan jarum suntik ke atas, kemudian masukkan jarum ke dalamnya.
  • Dorong pompa suntik perlahan untuk mengeluarkan udara dari tabung suntik.
  • Tarik insulin sesuai dosis yang diberikan oleh dokter Anda.
  • Periksa kembali ada tidaknya gelembung udara di dalam jarum suntik. Jika ada, ketuk perlahan jarum suntik untuk mendorong gelembung udara ke atas dan keluarkan melalui ujung jarum dengan mendorong pompa suntik.

4. Menyuntikkan Insulin:

  • Cubit perlahan kulit di lokasi suntik menggunakan ibu jari dan telunjuk jari Anda.
  • Bersihkan lokasi suntik dengan alkohol swab
  • Tusukkan jarum suntik dengan posisi 90o terhadap kulit. Lakukan tusukan dengan cepat dan tegas.
  • Tekan pompa pendorong secara perlahan dan stabil untuk menyuntikkan insulin.

5. Menarik Jarum Suntik dan Membersihkan Alat:

  • Setelah selesai menyuntikkan insulin, cabut jarum suntik dengan perlahan.
  • Tekan perlahan area suntik dengan kapas atau alkohol swab selama beberapa detik.
  • Hindari menggosok area suntikan meskipun timbul titik-titik darah.
  • Jarum yang sudah digunakan dibuang ke dalam wadah khusus benda tajam dan jangan menggunakan kembali jarum suntik bekas.

Cara Pemakaian Insulin Pen

Insulin pen menawarkan kemudahan bagi penderita diabetes untuk menyuntikkan insulin. Meskipun langkahnya tidak berbeda jauh, pemakaian insulin pen lebih mudah dan praktis dibandingkan dengan alat suntikan tradisional.

Berikut ini adalah langkah demi langkah cara suntik insulin menggunakan insulin pen:

  1. Siapkan insulin pen dengan mengeluarkan dari dalam kulkas kurang lebih 30 menit sebelum digunakan.
  2. Cuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun selama minimal 20 detik.
  3. Lepaskan tutup insulin pen dan pasangkan jarum suntik baru yang steril ke ujung insulin pen sesuai petunjuk merek insulin pen.
  4. Putar untuk kencangkan jarum suntik pada insulin pen.
  5. Pastikan tidak ada udara di dalam insulin pen. Keluarkan gelembung udara dengan mengetuk tabung hingga udara terkumpul di ujung jarum lalu menekan tombol pada ujung pen.
  6. Sesuaikan dosis insulin sesuai arahan dokter Anda.
  7. Pilih dan bersihkan lokasi suntik dengan alkohol swab.
  8. Cubit kulit di lokasi suntik menggunakan ibu jari dan telunjuk Anda.
  9. Tusukkan jarum suntik dengan cepat dan tegas dan tekan tombol pada insulin pen hingga insulin habis sesuai dosis Anda. Tahan sekitar 10 detik untuk memastikan insulin masuk.
  10. Cabut insulin pen secara perlahan dari kulit.
  11. Lepaskan jarum suntik sesuai petunjuk merek insulin pen dan buang pada wadah khusus benda tajam.
  12. Simpan kembali insulin pen sesuai petunjuk penyimpanan yang tertera pada kemasan insulin pen Anda.

Tips Aman Penggunaan Insulin Suntik

  • Ganti titik-titik lokasi suntik untuk mencegah lipodistrofi atau penebalan jaringan di bawah kulit. Lipodistrofi timbul bila terjadi kerusakan pada jaringan lemak yang kemudian membentuk jaringan parut sehingga terasa seperti benjolan di bawah kulit.
  • Hindari menyuntikkan insulin pada otot karena penyerapan ke dalam pembuluh darah akan lebih cepat. Bila insulin diserap dengan terlalu cepat, kadar gula darah dapat menurun dengan drastis dan menyebabkan hipoglikemia dan komplikasi akut.
  • Ganti jarum suntik setiap kali suntik dan tidak berbagi jarum dengan orang lain.
  • Bila insulin disimpan di dalam kulkas, tunggu sekitar 30 menit sebelum menggunakannya atau hingga suhu insulin sama dengan suhu ruang.
  • Catat tanggal dan jam penggunaan insulin pen untuk memantau masa pakai insulin. Selalu cek kembali tanggal kadaluwarsa insulin.
  • Bila ada efek samping setelah suntik insulin, konsultasikan dengan dokter Anda.

Cara Pemakaian Insulin Suntik
Gambar 1. Cara Pemakaian Insulin Suntik3

!!!  informasi kesehatan yang akurat dan terpercaya hanya dapat diperoleh dari sumber yang kredibel seperti dokter, tenaga kesehatan profesional, atau organisasi kesehatan resmi.

Bersama GluKu: Aplikasi Diabetes, mari dukung para penyandang diabetes untuk hidup sehat dan bahagia.

Apakah Anda atau seseorang yang Anda kenal menjalankan pengobatan dengan insulin? Bagikan pengalaman dan tips Anda di kolom komentar di bawah!

Referensi
  1. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Survei Kesehatan Indonesia [Internet]. 2023 [dikutip 2024 Jul 2]. Available from: https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/ski-2023-dalam-angka/
  2. Rahman MS, Hossain KS, Das S, Kundu S, Adegoke EO, Rahman MA, Hannan MA, Uddin MJ, Pang MG. Role of insulin in health and disease: an update. Int J Mol Sci. 2021 Jun 15;22(12):6403.
  3. Kalra S, Pathan F, Kshanti IA, Bay NQ, Nagase T, Oliveria T, Bajpai S. Optimising insulin injection techniques to improve diabetes outcomes. Diabetes Therapy. 2023 Nov;14(11):1785-99.
  4. Hirsch LJ, Strauss KW. The injection technique factor: what you don’t know or teach can make a difference. Clinical Diabetes. 2019 Jul 1;37(3):227-33.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *